Apa
Itu IMS? IMS adalah singkatan dari Infeksi menular seksual, dulu sering
disebut dengan istilah PMS (Penyakit Menular Seksual). Merupakan
penyakit infeksi kelamin yang disebabkan bakteri atau virus yang
ditularkan melalui hubungan seks. IMS terutama menyerang alat kelamin
baik laki-laki maupun perempuan. Jika infeksi ini tidak diatasi bisa
menyebabkan alat kelamin mengalami gangguan atau bahkan tidak berfungsi.
Hiii, ngeri khan?
Penularan
IMS melalui hubungan seks baik oral, anal maupun genital. Penularan
akan terjadi jika ada kontak langsung antara luka di alat kelamin dengan
darah atau cairan sperma dan vagina yang sudah terinfeksi bakteri atau
virus. Cara penularan lain adalah melalui jarum suntik, jarum tatto,
jarum tindik, alat-alat kedokteran yang tercemar dan dari ibu ke bayi
pada saat dalam kandungan serta proses persalinan maupun menyusui.
Dengan
adanya IMS, virus HIV akan lebih mudah masuk atau menular karena adanya
cairan tubuh dan terbukanya pembuluh darah pada luka akibat IMS. Gejala
umum IMS adalah rasa sakit/ gatal pada alat kelamin, benjolan, bintil
atau luka di sekitar alat kelamin dan pembengkakan di pangkal paha.
Namun gejala ini biasanya tidak ditemui pada perempuan, kecuali gejala
khusus, seperti: cairan kekuning-kuningan dan berbau, keluar darah di
luar masa haid karena infeksi dan jika berhubungan seks terasa sakit
dalam vagina dan di perut bagian bawah. Sedangkan gejala khusus pada
laki-laki adalah sakit saat buang air kecil, keluar nanah dari ujung
penis bila diurut/ dipencet dan pembengkakan buah zakar. Jangan takut!
Sebagian besar PMS dapat diobati jika diperiksakan ke dokter sedini
mungkin lalu berkata jujur dan terbuka mengenai riwayat/pengalaman
seksualnya.
Bila tidak ingin tertular dan menularkan IMS maka kita harus melakukan:
1. Menerapkan prinsip ABCD, yaitu A untuk Abstinence/ jangan berhubungan seksual, B untuk Be Faithful/ setia pada 1 pasangan, C untuk Condom/ gunakan kondom bila terpaksa berhubungan seks beresiko, D untuk Drug Injection/ hindari narkoba suntik dan E untuk Education/ mencari informasi seluas-luasnya kepada sumber yang kompeten;
2. Segera obati IMS jika ada ke klinik atau rumah sakit yang menyediakan fasilitas pelayanan pemeriksaan kulit dan kelamin.
2. Segera obati IMS jika ada ke klinik atau rumah sakit yang menyediakan fasilitas pelayanan pemeriksaan kulit dan kelamin.
3.
IMS tidak dapat dicegah dengan minum/ suntik antibiotik sebelum atau
sesudah berhubungan seks, melihat bersih atau tidaknya pasangan seksual,
minum jamu dan atau mencuci alat kelamin sebelum atau sesudah
berhubungan seks.
(Disarikan dari: Informasi AIDS & NARKOBA - Tim Aksi Stop AIDS)
BISNIS ONLINE Terpercaya dan Menguntungkan JIKA BERMINAT SILAKAN KLIK BANNER GAMBAR Dibawah ini.
Untuk Bukti dan Cara kerja selengkapnya KLIK gambar banner di atas.Raih kesuksesan demi masa depan anda.
slm sukses



Tidak ada komentar:
Posting Komentar