Total Tayangan Halaman

Minggu, 25 September 2011

Takut Mengambil Resiko, Bukti Kepribadian yang “Labil”

Hidup adalah sebuah masalah, dan masalah adalah resiko kehidupan. Manusia yang sehat adalah manusia yang mau menerima resiko kehidupan tersebut. Manusia tanpa masalah seperti mayat berjalan, karena semua makhluk hidup mempunyai masalah masing-masing.
Apakah masalah itu merupakan sebuah sebuah rintangan dalam kehidupan? Sekejap, memang dilihat, bahwa masalah adalah sebuah rintangan. Tetapi, hanya manusia yang mampu melewati rintangan yang akan terus hidup. Dalam teori evolusi, disebut sebagai seleksi alam, hanya hakhluk hidup yang kuat yang akan bertahan (survival pit test).
 
Pada manusia, masalah sebenarnya adalah sebuah latihan untuk meng-upgrade kemampuan. Semakin besar masalah, semakin tinggi posisi yang akan dicapai, semakin banyak masalah, semakin kuat untuk untuk survive (bertahan).
Resiko yang besar membutuhkan pengorbanan yang besar. Sebenarnya perbedaan orang cerdas dan kurang cerdas hanya pada pemilihan resiko ini. orang cerdas adalah orang yang berani mengambil keputusan dengan memperkirakan keuntungan yang besar dengan resiko terkecil. Tetapi terkadang orang kurang cerdas, tidak bisa memperhitungkan keuntungan dan resiko yang akan diterima.
Takut mengambil resiko adalah orang-orang yang berkepribadian, labil karena tantangan yang diterima adalah tantangan yang kecil-kecil (gurem) sehingga dalam menjalani kehidupan, sumber referensi mereka juga sedikit, kurang pengalaman. Mereka tidak mau bersusah payah menaiki tangga yang tinggi, padahal diatas sudah disediakan makanan yang lesat-lesat, jadilah dia ngiler dibawah. Mereka berusaha mencari tantangan kecil yang aman untuk mendapatkan hasil yang besar, sebuah harapan yang mustahil. Menangkap ikan pakai jala udang, mustail dapat menangkap ikan hiu.
Orang yang takut mengambil resiko akan selalu berubah-ubah pendirian, karena selalu memperhitungkan untung rugi masa sekarang, bukan karena untuk meraih cita-cita yang besar.
Orang labil lebih didominasi oleh perasaan daripada kekuatan pikiran mereka. Padahal perasaan biasanya selalu menipu, dan terkadang tidak rasional. Jadilah orang labil selalu berubah-ubah pikiran dan pendapat, sehingga dikenal sebagai seorang yang tidak dewasa.
Dilihat dari gender, perempuan lebih labil daripada laki-laki, karena perempuan selalu mengutamakan perasaan daripada pikiran yang rasional.
Jadilah orang cerdas yang kuat, menantang resiko yang besar, untuk meraih kesuksesan.

"LOWONGAN KERJA TERPERCAYA dan NYATA"

DIGAJI TIAP BULAN CUMA DGN MENGINPUT DATA (NAMA & EMAIL)


CARA JOIN:
Klik banner di bawah ini,kemudian:
1. isi NAMA dan EMAIL AKTIF ANDA
2. klik menu JOIN NOW
3. Lalu isi kembali data di form secara lengkap dan benar.Yang perlu diperhatikan NAMA LENGKAP dan EMAIL AKTIF harus sesuai/sama dgn pertama kali Anda masuk/login di awal tadi.
MUDAH BUKAN!!!

"JOIN NOW"  SEKARANG JUGA!!!  LANGSUNG DPT BONUS 200RB

KETIK NAMA dan EMAIL AKTIF ANDA untuk MASUK/LOGIN
 Untuk Bukti dan Cara kerja selengkapnya KLIK gambar banner di atas.Raih kesuksesan demi masa depan anda.
slm sukses
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar